DIARY
DAN BATIK HIDUPKU
Oleh:
SRI UTAMI
“
Hidup memang tidaklah mudah,oleh karenanya kejar dan carilah pengetahuan untuk
mempermudah kehidupan”( quotes-uut)
“
Sebuah hasil tiadak akan pernah mengingkari apapun prosesnya”( quotes-uut )
Tidak ada seorang pun
hidup di dunia ini mulus tanpa terjalan yang menghadang.Allah sudah
menganugerahi akal pikiran, agar manusia bisa merubah takdirnya.Aku adalah
salah satunya manusia yang hidup penuh liku dan mengalami banyak kerikil yang
menghadang.Yaa…aku sadari semua itu sudah tertulis sebelum aku di letakkan di
dunia ini.Syukur Alhamdulillah,Allah memberikanku akal pikiran dan kejernihan
hati.
Buku Diary ini telah
menjadi saksi keseharianku yang bergelut dengan berbagai corak warna kehidupan.
Buku diary ini berjalan serasi dengan batik yang telah di sketsa oleh
Tuhaku.Corak batik yang di buatNya sangat indah jika aku mampu melihatnya
dengan nurani.Buku diary adalah buku harianku yang berisi tentang peristiwa
yang senang dan sebaliknya.Melalui buku ini aku dapat mengungkapkan
pengalaman,pikiran dan perasaan yang telah kualami dan menjadikan diriku mampu
mencari sebuah solusi.
Buku diary sangat
banyak manfaatnya dalam kehidupan seseorang yang ingin merubah dirinya menjadi
lebih baik.Kadang hati menjadi bimbang akan ketentuan dan takdir.Namun sebagai
manusia yang beriman tidak dibenarkan untuk bersikap bimbang dan bahkan ada
yang menyalahkan Sang pembuat batik kehidupan.Allah Azza WaJalla adalah sang
pembuat batik kehidupan manusia,tinggal bagaimana manusia itu bisa menggunakan
batik itu menjadi pakaian yang indah dan menawan.
Sang Maha Kasih tak
pernah pilih kasih,Dia Maha Penyayang yang tak pernah salah pandang.Semua
ciptaan pasti mendapatkan ukiran seni batik tersendiri.Adakalanya mendapatkan
yang warna dasarnya hitam,ada juga yang mendapatkan warna dasar putih.Tapi
semua itu bisa berwarna yang indah dan menjadi pakaian hidup yang istimewa
sampai kapan pun.
Buku diary telah
menjadi saksi atas perjalananku.Penuh coretan memang…tapi coretan itu pasti
akan terhapus seiring dengan berjalannya waktu.Sabar tawakal dan ihtiyar adalah
penghapusnya.
Manusia berjalan seiring dengan takdir, takdir baik maupun buruk. Oleh karena itu, manusia
senantiasa mampu menyiapkan diri dan mental untuk menyambut bukan hanya suatu
ketetapan yang diberikan kepada manusia dalam keadaan baik saja, namun juga
manusia mampu mempersiapkan dalam keaadaan buruk juga. Manusia akan lebih mudah
menerima jika dirinya diberi keadaan takdir yang baik seperti mendapatkan
rezeki yang melimpah dan lain sebagainya. Namun, manusia akan susah menerima
takdir baginya dalam keadaan buruk atau sebagai musibah dan cobaan. Karenanya
sering kali manusia frustasi dan menempatkan prasangka buruk kepada takdir yang
telah Allah berikan kepadanya.
Sejatinya manusia mampu membuat rencana yang hebat. Mampu
merencanakan untuk mencapai kepentingan dan tujuannya dengan detail dan rinci.
Akan tetapi, sebagus-bagusnya rencana manusia ketika Allah tidak meridhoi
rencana itu terjadi manusia mampu berbuat apa. Mau tidak mau kita harus menerima
apapun yang terjadi dalam hidup kita baik ataupun buruk. Sehingga kita
seringkali tidak menerima keadaan dan seringkali menyalahkan takdir Allah yang
salah terhadap dirinya. Manusia mulai merasa bahwa nikmat yang diberikan Allah
adalah suatu ketidak adilan.
Musibah bisa saja menimpa kepada siapa saja terserah
kehendak Allah. Misalnya, ketika seorang pedagang yang berjualan dari siang
sampai malam, dirinya telah bekerja keras serta mempunyai perhitungan bahwa
ketika hari itu akan sangat ramai, namun karena hujan lebat seharian alhasil
pelanggan yang datang hanya sebanyak hitungan jari. Hal yang terjadi adalah
pedagang tersebut tidak bisa menolak dari takdir yang demikian. Takdir yang
demikian seringkali membuat kita jauh akan syukur kepada Allah.
Bebarpa
seringkali membuat manusia akan merasa bahwa dunia tidak adil, takdir Allah
tidak bagus dan merasa garis hidupnya tidak jelas. Namun akan tiba saatnya
manusia akan menyadari apa yang telah direncanakan oleh Allah adalah suatu hal
yang terbaik bagi hidupnya. Tidak sedikit juga di antara banyak manusia yang
memiliki hati yang tangguh dengan mampu menerima dan selalu bersyukur dengan
semua apa yang telah Allah tetapkan.
Kebanyakan muslim ketika ditanyai apa yang mereka cari
dalam hidup ini? Mereka selalu menjawab mencari ridha Allah, karena mereka
ingin mendapat ridha dari Allah. Akan tetapi hal yang sebenarnya bahwa ridho
Allah bukan untuk diminta dan dicari tetapi untuk mereka lakukan. Karena subjek
utama ridho Allah adalah diri mereka sendiri yang harus ridha kepada Allah
bahwa kemudian Allah ridho adalah hal yang otomatis. Karena tidak mungkin kalau
mereka ridha dengan takdir Allah lalu Allah tidak meridhai.
Seharusnya kita ikhlas berlangsung di setiap saat dalam
hidup kita. Akan tetapi kebanyakan manusia tidak berdiri di fakta hidupnya,
tidak berdiri di kenyataan hidupnya mereka berdiri di harapannya saja. Maka
yang akan terjadi adalah akan selalu merasa kurang apa yang di dapat dari
hidupnya. Namun jika kita ikhlas berpijak ditempat dan momentum yang Allah beri
serta dengan meridhoi apa yang telah Allah karuniai kita sampai saat ini dengan
posisi dan keadaan bagaimanapun. Maka ridho Allah akan menyertai keikhlasan
kita untuk melangsungkan kehidupan kita.
Manfaat Menulis Buku
Diary / harian yang Baik untuk Kesehatan
Mental.Siapa
sangka manfaat menulis buku harian baik bagi kesehatan mental. Dengan menulis
buku harian Anda bisa menjernihkan pikiran, mengurangi penyakit, menjaga fungsi
kognitif dan banyak lagi
Tulisan adalah hal yang tak lekang
oleh waktu, termasuk ketika menuangkan apa yang ada dalam pikiran ke buku
harian. Istilah masa kini untuk aktivitas ini adalah journaling. Sama saja konsepnya,
yaitu membantu menjelajahi pikiran dan perasaan terkait hal yang terjadi di
sekitar.
Tentunya, resep utama agar bisa
mendapatkan manfaat menulis buku harian adalah konsisten. Jika tidak bisa
setiap hari pun, tidak mengapa. Namun setidaknya, membiasakan diri menguraikan
pikiran ke dalam
Manfaat
menulis buku Diary
Apa yang Anda lakukan di waktu
senggang? Jika lebih sering berkutat dengan scrolling linimasa media sosial dan waktu terbuang tanpa
terasa, ada baiknya menengok kebiasaan baik yang satu ini: menulis jurnal.Bisa
dilakukan kapan saja, tidak mengeluarkan biaya, dan sangat bermanfaat, kenapa
tidak mencoba melakukannya? Beberapa manfaat menulis buku harian di antaranya:
Ø Menjernihkan pikiran
Ketika pikiran tengah kusut dan
terasa sangat penuh, coba tuangkan satu persatu di buku harian. Ini merupakan
cara untuk mengenal diri sendiri dan apa yang sedang menjadi pikiran
utama.Bahkan bonusnya, menulis jurnal dapat memetakan masalah yang dihadapi.
Bukan tidak mungkin, solusinya muncul ketika sudah tertuang dalam bentuk
kata-kata di atas kertas. Itu bonus.
Ø Berdamai dengan rasa trauma
Menulis jurnal tentang hal-hal
traumatis dapat membantu melepaskan emosi yang terbelenggu. Ketika menulis,
bagian otak yang berperan turut bekerja. Ini membuat pengalamannya menjadi
sangat terintegrasi dalam pikiran.Siapa tahu, dengan menuliskan pengalaman
buruk di masa lalu dapat membantu pikiran lebih damai. Namun tentunya, apabila
trauma sudah terasa sangat signifikan, pertolongan dari pihak profesional bisa
jadi pilihan terbaik.
Ø Mengurangi gejala penyakit
Terbukti secara ilmiah, menulis
jurnal dapat mengurangi gejala-gejala pada kondisi medis seperti:asma,dan
lainnya.Dalam penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network, pasien asma dan
arthritis menunjukkan berkurangnya gejala hingga 28%. Ini terjadi setelah
mereka rutin menulis jurnal dalam rentang waktu penelitian selama 4 bulan. Di
buku harian, pasien diminta menulis pengalaman hidup yang paling memicu stres.
Ø Meningkatkan fungsi kognitif
Bukan hanya untuk fisik, manfaat
menulis buku harian juga berdampak pada fungsi kognitif. Menuliskan pengalaman
yang traumatis atau emosional dapat berdampak baik dalam jangka panjang. Bukan
hanya soal fungsi kognitif,
namun juga mood dan
kondisi psikologis.Dalam penelitian, partisipan diminta menuliskan pengalaman
emosional selama 3-5 sesi. Setiap sesinya berlangsung selama 15-20 menit dan
dilakukan 4 hari berturut-turut. Tak hanya dilihat hasil saat itu juga, kondisi
partisipan juga diperiksa kembali 4 bulan kemudian.
Ø Melawan dampak negatif stres
Stres bisa berdampak buruk bagi
seorang individu, baik secara fisik maupun psikologis. Ini terbukti dari
penelitian yang melibatkan 70 orang dewasa yang mengalami kecemasan
berlebih.Mereka diminta bergabung dalam sesi menulis jurnal selama 3 hari
setiap minggunya dan berlangsung selama 3 bulan. Pada setiap akhir bulan,
dilakukan survei psikologis hingga fisik.
Melalui buku diary yang tertulis
setiap oleh seseorang.Secara otomatis akan menambah keindahan batik kehidupan
yang telah tertulis dan terukir indah oleh Tuhan.Batik yang telah di likis dan
di bentuk oleh Tuhan sejatinya mempunyai dua warna dasar yaitu warna hitam dan
putih.Hitam putih itulah yang menjadikan corak ragam batik yang
indah,tergantung kepada sang pemakai batik tersebut.
Sesutu yang terencana indah oleh
manusia bukan selalu indah bagi Tuhan.Begitu juga sebaliknya.Tetapi Allah
adalah pembuat batik yang paling indah tanpa di sangka oleh manusia. Aku adalah
seorang hamba Allah yang penuh dosa dan noda,secara naluri batiniyah aku merasa
sangat rendah bahkan serendah-rendahnya di hadapanNya.Allah yang Maha Pengasih
dan Penyayang selalu syang kepada semua makhluk. Yaa…aku optimis saja janji
Allah pasti nyata
Nah ..semula batik hidupku bercorak
kelabu kini dengan keyakinan hati yang kuat.bisa menjadi berubah warna terang.
Tulisannya sungguh menyentuh hati didlm kehidupan nyata, menarik dan patut utk di jadikan sampul dlm perjalanan hidup, sukses buat Neng
BalasHapusTulisan informatif, solutif, dan inspiratif.
BalasHapusGoresan yang sangat menginspirasi...
BalasHapusMaa syaa Alloh neng doktor Uut tulisannya luar biasa...sangat pantas sebagai penulis nasional dan bersertifikat terbukti dari ukuran tangannnya yang luar biasa..
BalasHapusKalimatnya runtut dan isinya jelas juga mengajak kita semua supaya lebih rajinenulis sebagai ungkapan hati dan sebagai kreatifitas yang dikembangkan dalam bentuk narasi
Sebuah karya yang inspiratif dan dapat menumbuhkan kesadaran terhadap yang membacanya akan qadha dan qadar Allah SWT.
BalasHapusMenumbuhkan sikap positif terhadap takdir Allah, bagi pembacanya.
Lanjutkan menebar kebaikan.
صِبْغَةَاللّٰهِ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ صِبْغَةً
BalasHapusKadar kepekatan dalam warna tergantung bagaimana kita meracik celupan itu sendiri, makanya kita harus memilih celupan yang anyi pudar, back to dien al-Islam. Thanks indeed my motivator!
Luar biasa, tulisan yang banyak makna, inspiratif
BalasHapusBagus, inspiratif, bermanfaat.
BalasHapusTulisan yg sangat bagus dan menginspirasi kepada para pembacanya...
BalasHapusLuar biasa...lanjutkan menulis..satu kata good.
BalasHapusSetiap manusia dewasa pasti punya masalah dan masa lalu, jika masa lalunya banyak onak dan duri jadikan itu sebagai cambuk untuk maju menyongsong masa depan yang lebih baik.
BalasHapusTerimakasih menginspirasi, menarik pada sebuah perjalanan dilakukan dalam ridha Allah.
BalasHapusTulisan yang indah dan inspiratif. Tulisan yang hanya bisa tertoreh lewat akal pikiran dan hati yang jernih. Teruslah menulis... dan tularkan kepada kami semua kebiasaan baik ini.
BalasHapuswa ala ikum salam,,
BalasHapuskomentar saya adalah,,
Tulisan bagus,, rapi dan tersusun,,
akan menambah khazanah tulisan tentang Islam dan terkhusus Ramadhan,,
*Ahmad Halimi Lubis SpdI.