#KankemenagKabupatenTulungagung
Hadir Sebagai
Inspirasi
Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama
Islam ( KKGPAI )
Kec.Ngantru
WORKSHOP
SOSIALISASI PENGELOLAAN KINERJA PADA PLAFORM MERDEKA MENGAJAR ( PMM )
Perkembangan
dan kemajuan zaman yang terus bergerak cepat, mau tidak mau kita harus siap
menerimanya. Sebagai pelaku pendidikan yang menjadi penggerak jalannya
pembelajaran, guru dituntut mampu beradaptasi dengan segala kecanggihan
teknologi masa kini media pembelajaran digital semakin menjadi pilihan yang
sangat baik untuk mendukung tetap terselenggaranya pembelajaran.
Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam ( KKGPAI ) pun harus bisa adaptasi dengan keadaan yang sedang berkembang saat ini, Bahasa kerennya hal-hal yang sedang viral dan booming. Bahkan ada yang mengatakan saat ini telah datang zaman KOTAK AJAIB. Mengapa demikian, karena kotak Ajaib itu telah mampu mengubah kehidupan dan perilaku manusia masa kini.
Apalagi
berbicara masalah profesi sebagai guru.Guru bukanlah pahlawan super dengan
kekuatan super di luar nalar, guru hanyalah manusia biasa. Sebagai manusia yang
memiliki tugas menjadi pencetak manusia lain dengan segala peran, tugas dan
tanggung jawab sebagai penerus masa depan, guru juga perlu terus diperbarui.
Maka guru perlu berinovasi demi pendidikan yang semakin baik.
Pada hari Rabu tepatnya pada tanggal 31 Januari 2024,yang bertempat di Aula PPAI Kec.Ngantru. Kami KKGPAI Kecamatan Ngantru telah melaksanakan SOSIALISASI PENGELOLAAN KINERJA PADA PLAFORM MERDEKA MENGAJAR ( PMM), Agar bisa melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin sesuai apa yang di mau pemerintah dalam hal ini Kemendikbudristek.
Pengelolaan Kinerja pada PMM adalah alat bantu yang memudahkan Guru dan Kepala Sekolah untuk menentukan sasaran kinerja yang lebih kontekstual sesuai kebutuhan satuan pendidikan dan pengembangan karir guna peningkatan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Fitur Pengelolaan Kinerja ini telah terintegrasi dengan layanan e-kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara.
Pengelolaan Kinerja yang dirancang untuk dilakukan dalam dua siklus setiap tahunnya, dengan satu siklus berlangsung selama periode 6 bulan, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan. Keuntungan utama adanya dua siklus dalam satu tahun adalah memberikan kesempatan untuk evaluasi berkala, pemantauan, dan peningkatan kinerja, baik bagi Guru maupun Kepala Sekolah.
Dalam
kegiatan tersebut kami telah berkesepakatan untuk membuat sertifikat dengan
tujuan untuk bisa melampirkan dalam pengisian RKH ( Rencana Hasil Kerja ).”RKH adalah sasaran
kinerja yang harus dicapai oleh guru dan di buat untuk mengembangkan kompetensi
tenaga pendidik maupun kepala sekolah,terang bapak pengawas PAI Kec.Ngantru pak
Imam Syafi’I,M.Pd.I
#KementrianSemuaAgama
Maa Syaa Alloh...dek Uut tulisannya luaaar biasa..itu kenyataan dan sangat meng insfirasi
BalasHapusSemoga kita di mudahkan untuk bisa menulis ky penulis cantik profesional ini.. sukses selalu y dek Uut cantik sholihah
Jooosh....
BalasHapusMantab.... Semoga sukses selalu 👍
BalasHapusKerja yang bagus, mudah-mudahan jadi inspirasi bagi KKG yang lain
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMemulai sesuatu yang asing adalah pekerjaan yg berasa berat, menegangkan dan penuh ketakutan akan kesalahan,,
BalasHapusUntuk itu maka suatu keniscayaan akan kehadirannya pendamping yg berperan sebagai pembimbing dan pengarah yang secara psikologis memberikan ketenangan bagi yg didampinginya dan terhindar akan kesalahan.
Maka apa yg telah dilaksanakan oleh KKG PAI Kec. Ngantru se agaimana yg telah disampaikan oleh Sri Utami dalam reportasenya adalah suatu yg sangat tepat dan semoga menginspirasi bagi KKG PAI lainnya,,
Keren. 👍👍👍
BalasHapussukses selalu
BalasHapus